INFORMASI DETAIL PERKARA
| Kembali |
| Nomor Perkara | Penyidik Atas Kuasa PU | Terdakwa | Status Perkara |
| 13/Pid.C/2026/PN Mtr | IPTU EKO ARI PRASTYA, S.H. | DESI EKA SASMITA Alas DESI | Pemberitahuan Putusan |
- Data Umum
- Penetapan
- Jadwal Sidang
- Saksi
- Putusan
- Barang Bukti
- Riwayat Perkara
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined variable: penghentian_perkara
Filename: detil_perkara/detil_perkara.php
Line Number: 159
| Tanggal Pendaftaran | Selasa, 14 Jul. 2026 | ||||||
| Klasifikasi Perkara | Penganiayaan | ||||||
| Nomor Perkara | 13/Pid.C/2026/PN Mtr | ||||||
| Tanggal Surat Pelimpahan | Selasa, 14 Jul. 2026 | ||||||
| Nomor Surat Pelimpahan | B/798/VII/RES.1.6/Resta.Mtr | ||||||
| Penyidik Atas Kuasa PU |
|
||||||
| Terdakwa |
|
||||||
| Advokat | |||||||
| Anak Korban | |||||||
| Dakwaan | Diduga telah terjadi tindak pidana penganiayaan Ringan, yang dialami oleh saksi korban Sdri. RIRIN IRAWATI Als. RIRIN yang diduga dilakukan oleh tersangka Sdri. DESI EKA SASMITA Als. DESI, yang terjadi Pada hari Jumat tanggal 22 Mei 2026 sekitar pukul 05.00 Wita yang terjadi di Kos-Kosan (Sky Home), Jl. Raden Mas Panji Anom, Kel. Pagutan Timur, Kec. Mataram, Kota Mataram, awalnya saksi korban sedang istirahat di kamar kos kemudian datanglah Sdr. ARIYA MIHARJA Als. ARIYA bersama dengan Sdri. DESI EKA SASMITA Als. DESI (tersangka) dan Sdri. DEVI lalu saksi korban mengajak mereka duduk di dalam kamar kosnya, setelah itu saksi korban dan tersangka ngobrol yang mana saksi korban menjelaskan terkait masalah yang terjadi di dalam Grup Whatsapp, akan tetapi tersangka langsung emosi, tersangka langsung menganiaya saksi korban dengan cara menjambak rambut saksi korban menggunakan tangan kanannya kemudian saksi korban berdiri dan membalas menjambak rambut tersangka menggunakan tangan kanan saksi korban juga, lalu tersangka mencakar muka, tangan kanan, dan perut saksi korban secara berkali-kali, tersangka juga menendang perut saksi korban sebanyak dua kali menggunakan kaki sebelah kanan, setelah itu memukul bahu saksi korban sebanyak dua kali menggunakan salah satu tangan tersangka sedangkan satu tangan tersangka lagi tetap dalam posisi menjambak rambut saksi korban, pada saat itu ada Sdr. ARIYA yang berusaha melerai dengan memegang bahu saksi korban, pada saat saksi korban dan tersangka masih terlibat saling jambak, saksi korban menekan kepala tersangka sampai kepalanya nunduk ke bawah kemudian Sdri. DEVI ikut membantu tersangka dengan cara menendang kaki dan perut saksi korban sebanyak dua kali, tersangka mencoba mencakar muka saksi korban kembali namun tidak kena, lalu tersangka menggigit tangan sebelah kiri saksi korban akhirnya saksi korban melepas jambakan saksi korban ke tersangka kemudian saksi korban mengajak tersangka ngomong baik-baik akan tetapi tersangka masih emosi dan kembali menjambak rambut saksi korban akhirnya ARIYA berusaha melerai saksi korban dan tersangka kembali dan tidak lama kemudian datanglah teman saksi korban yang bernama Sdr. FIKRI dan Sdr. IMAM, pada saat teman saksi korban datang, tersangka, Sdri. DEVI, dan Sdr. ARIYA MIHARJA AIS. ARIYA diusir oleh teman saksi korban FIKRI hingga akhirnya mereka langsung pergi dari kamar kos saksi korban. Akibat kejadian tersebut saksi korban merasakan sakit di bagian perut, kedua tangan, dan luka di wajah saksi korban sangat terasa perih pada saat itu serta saksi korban mengalami trauma akan terjadi kembali penganiayaan yang saksi korban alami tersebut |
||||||
| Pihak Dipublikasikan | Ya |
