| Kembali |
| Nomor Perkara | Pemohon | Termohon | Status Perkara |
| 23/Pid.Pra/2026/PN Mtr | SULIS NING RAHAYU | Kapolda NTB cq Diserse PPA dan PPO Polda NTB cq Penyidik Subdit III Ditres PPA dan PPO Polda NTB | Persidangan |
| Tanggal Pendaftaran | Jumat, 25 Sep. 2026 | ||||
| Klasifikasi Perkara | Sah atau tidaknya pelaksanaan Upaya Paksa Penetapan Tersangka | ||||
| Nomor Perkara | 23/Pid.Pra/2026/PN Mtr | ||||
| Tanggal Surat | Jumat, 25 Sep. 2026 | ||||
| Nomor Surat | - | ||||
| Pemohon |
|
||||
| Termohon |
|
||||
| Advokat | |||||
| Petitum Permohonan | 1. Mengabulkan permohonan Praperadilan Pemohon; 2. Menyatakan tidak sah dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat penetapan SULIS NING RAHAYU sebagai tersangka berdasarkan Surat Ketetapan Nomor S.Tap.Tsk/17/VI/RES.1.15./2026/Ditres PPA dan PPO tanggal 29 Juni 2026 sebagaimana dirujuk dalam Surat Panggilan Tersangka Ke-1 Nomor S.Pgl/Tsk.1/176/VI/RES.1.15./2026/Ditres PPA dan PPO tanggal 29 Juni 2026 dan diberitahukan melalui Surat Nomor B/33/VI/RES.1.15./2026/Ditres PPA dan PPO tanggal 29 Juni 2026; 3. Memerintahkan Termohon membebaskan Pemohon dari status tersangka berdasarkan penetapan yang dinyatakan tidak sah tersebut dan menghentikan tindakan terhadap Pemohon yang semata-mata menggunakan penetapan tersebut sebagai dasar hukumnya; 4. Memerintahkan Termohon melakukan pemulihan hal-hal yang terkait dengan penetapan tersangka yang dinyatakan tidak sah paling lama 3 (tiga) Hari setelah putusan, sesuai Pasal 163 ayat (1) huruf f KUHAP 2025; 5. Memulihkan hak Pemohon dalam kemampuan, kedudukan, harkat, dan martabatnya sesuai hukum; 6. Membebankan biaya perkara kepada negara. Apabila Hakim berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya menurut hukum (ex aequo et bono). |
||||
| Pihak Dipublikasikan | Ya |
